sajak

Lampung

sudah lama ruang ini dibekap gelap warna samun dari rimba alpa yang kami bangun tanpa sengaja di dalamnya kami selalu me…

Artikel Baru

Sungai Inang

Sajak-sajak Budi P Hatees SUARA PEMBARUAN, Minggu 15 Pebruari 2009 Sajak-Sajak Budi P Hatees Ingin Aku Pahat Se…

Artikel Baru

Tak Ada Lagi

TAK ADA LAGI Tak ada lagi dirimu tak ada lagi daftar belanja Semua yang kutanam seperti ingatan saat pertama kau kusapa te…

Artikel Baru

PERNIKAHAN

PERNIKAHAN 1 Setelah perjalanan terpanjang, terlunta-lunta pula, sampailah aku di sini, tapi entah di mana ini. sebuah rua…

Artikel Baru

Sajak Hari Sabtu Malam

Sajak Hari Sabtu Malam Mereka memberiku makna, lebih dari yang mereka berikan padamu. lalu bercanda, saling mencurahkan …

Artikel Baru

Tak Kubilang Selamat Tinggal

Tak kubilang padamu ketika pergi. segala  yang aku tinggal adalah kebaikan sebuah perpustakaan yang luas dengan buku-buku y…

Artikel Baru

Pasien

Aku menandai kehadiranmu di bangsal rumah sakit ini sebagai botol infus, ranjang berseprai putih,  dan aroma obat-obatan ya…

Artikel Baru

Setangkai Bunga

buat iis tiyarti Setangkai bunga mekar di halaman rumah berdiri ia melengkung ke hadap matahari  terbit. bercahaya kelopak-…

Artikel Baru

Seandainya Maut

Seandainya maut yang datang itu cantik  dengan rambut bergelombang hitam akan aku ajak ia jalan-jalan di taman kota menikma…

Artikel Baru

Di Luar Sangat Dingin

Di luar akan sangat dingin jika tak kita kenakan selimut  atau mantel. karena angin  terus bertiup  dan waktu mengirut. Kit…

Artikel Baru

Lidah

Aku berseberangan dengan lidahku kata-kata tumbuh menjadi hutan belantara tak ada cahaya. tak kutemukan pohon-pohon  mengen…

Artikel Baru

Tiga Fragmen Sajak

1. Bunga Aku nyatakan cintaku padamu dengan putik merekah dengan harum tubuhku yang digiring angin sampai padamu dengan hij…

Artikel Baru

Jalan Menuju Puisi

Aku menapak jalan menuju puisi, tertatih, sekali-sekali kakiku terperosok onak yang ditanam orang-orang telah membelukar cer…

Artikel Baru
Load More
That is All