K.H. Arief Mahya, Intelektual Muslim dari Pesisir Lampung
K.H. Arief Mahya, tokoh dari pesisir Lampung Barat, menyimpan banyak fakta sejarah dalam pengal…
K.H. Arief Mahya, tokoh dari pesisir Lampung Barat, menyimpan banyak fakta sejarah dalam pengal…
sudah lama ruang ini dibekap gelap warna samun dari rimba alpa yang kami bangun tanpa sengaja d…
Sajak-sajak Budi P Hatees SUARA PEMBARUAN, Minggu 15 Pebruari 2009 Sajak-Sajak Budi P Hate…
: sri nurmawarni hutasuhut untukmu, ingin aku pahat sebuah rumah tak terlalu megah pintu …
TAK ADA LAGI Tak ada lagi dirimu tak ada lagi daftar belanja Semua yang kutanam seperti ingatan s…
PERNIKAHAN 1 Setelah perjalanan terpanjang, terlunta-lunta pula, sampailah aku di sini, tapi enta…
Sajak Hari Sabtu Malam Mereka memberiku makna, lebih dari yang mereka berikan padamu. lalu berc…
Tak kubilang padamu ketika pergi. segala yang aku tinggal adalah kebaikan sebuah perpustakaan yan…
Aku menandai kehadiranmu di bangsal rumah sakit ini sebagai botol infus, ranjang berseprai putih, …
buat iis tiyarti Setangkai bunga mekar di halaman rumah berdiri ia melengkung ke hadap matahari t…
Seandainya maut yang datang itu cantik dengan rambut bergelombang hitam akan aku ajak ia jalan-ja…
:ifah noor Jika tubuhku pecah tak ada lagi porselen padaku yang tinggal hanya beling dulu kau men…
Di luar akan sangat dingin jika tak kita kenakan selimut atau mantel. karena angin terus bertiup…
Aku berseberangan dengan lidahku kata-kata tumbuh menjadi hutan belantara tak ada cahaya. tak kute…
1. Bunga Aku nyatakan cintaku padamu dengan putik merekah dengan harum tubuhku yang digiring angin…
Aku menapak jalan menuju puisi, tertatih, sekali-sekali kakiku terperosok onak yang ditanam orang-o…