Perempuan Lain
Cerpen Budi P. Hatees Harian Sumut Post | Minggu, 11 April 2010 Keluar dari rumah, aku pamit pada isteriku untuk pergi ke ka…
Artikel BaruCerpen Budi P. Hatees Harian Sumut Post | Minggu, 11 April 2010 Keluar dari rumah, aku pamit pada isteriku untuk pergi ke ka…
Artikel BaruMASYITO, perempuan tua itu, tampak ringkih dalam kekhawatiran. Berkali-kali ia melangkah ke pintu. Berkali-kali pula ia ber…
Artikel BaruInang, menurutku, seorang penenun kemiskinan seperti juga sebagian besar penenun di kampungku. Seluruh waktu mereka habis un…
Artikel BaruCerpen : Budi P. Hatees SARMAN, tukang parkir tua yang gemar meniup piluit itu, melihat Koh Wei menurunkan rolling door toko…
Artikel Baru