ZIARAH

Sinar Tabagsel
By - Budi Hatees
0



: Amir Sjarifoeddin Harahap


Alamatmu yang ada padaku adalah makam

          di Yogjakarta. Berbeda dari makam lainnya; 

tanpa karangan bunga, tanpa bau bunga yang ditabur

          para peziarah.

 

Semak mimosa yang merambat itu bercerita,  

          betapa leluasa ia tumbuh 

dan merambat pada nisan. Bersama belukar semak

berlomba-lomba menutupi makam agar tak bisa dikenali

          para peziarah.

 

Ah, Amir, kawanku,

          aku mengunjungimu di Yogjakarta

setelah membaca buku-buku sejarah

dan tak menemukan namamu di sana

--segala tentangmu disebut haram

          bagi ingatan bersama--

 

Aku menyanyikan himne dalam hatiku

          lagu yang selalu dinyanyikan

ketika mengenang Soekarno, Hatta,

Sjahrir, dan kawan-kawanmu yang lain

          kawan semeja bicara Nusantara


 

 

 

Tags:

Post a Comment

0 Comments

Terima kasih atas pesan Anda

Post a Comment (0)
3/related/default