LELO

Sinar Tabagsel
By - Budi Hatees
0



Di kota kami, tak seorang pun boleh

letuskan senjata jika tak ada horja
Bunyi mesiu yang ledak adalah tanda
yang ditunggu raja-raja untuk marhata.
Di gelanggang, atau manortor
untuk eratkan tali yang mengikat saudara
dalihan na tolu. Di bonabulu, tak ada
yang asah parang untuk saling melukai
Segala tikai selesai, segala wasangka
tak guna. Semua saling percaya

Lelo secara harfiah adalah bedil, tapi tidak untuk senjata perang. Benda ini hanya diledakkan saat ada pesta adat. Mesiu dibuat sendiri dari bahan baku arang andulpak (sejenis kayu lokal), ditambah air kencing, dan ini menjadi pengetahuan lokal masyarakat adat Angkola.

Tags:

Post a Comment

0 Comments

Terima kasih atas pesan Anda

Post a Comment (0)
3/related/default