DI GUNUNG SIBUALBUALI

Sinar Tabagsel
By - Budi Hatees
0


Di lereng Sibualbuali, aku adalah tenda

Sewarna rumput-rumput di tanah

Kusembunyikan laki-laki itu di tubuhku

.

Angin yang membawa lembing

Ketajaman mata lembing tak menembus

Kehangatan parasut dan mantel tebal

di tubuhnya. Hujan menurunkan jeruji

Mengurung laki-laki itu bersama keinginan

Menyusuri kanopi hutan hujan tropika sumatera

Hutan adalah tahta bagi flora dan fauna

.

Nyanyian katak dari sungai kecil di sampingku

Air jernih menampakkan lumut pada batu

Ritme tetes air jatuh dari daun-daun

Harmoni ansambel melodi dari konser alami

.

Laki-laki terkantuk-kantuk bersama buku puisi

Dan hujan tiba-tiba berhenti, langit

terbuka dan matahari menyala. Matahari

di mana-mana sebagai cahaya berpijar-pijar

dari butir-butir air di daun-daun,

di rumput-rumput, di permukaan sungai kecil

ketika laki-laki itu keluar dari tubuhku.

.

Berdiri di atas rumput, menyimak harmoni

melodi dan mulai berputar-putar

dalam tarian. Aku dengan seruling

selendang biru, seperti tangan yang lembut

menyentuh jiwaku.

.

*) Gunung Sibualbuali, nama gunung di Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yang merupakan kawasan Cagar Alam Dolok Sibualbuali.
Tags:

Post a Comment

0 Comments

Terima kasih atas pesan Anda

Post a Comment (0)
3/related/default